Sudah beberapa jam kubiarkan pikiranku menjelajahin doktrin itu... Lelah sudah! Ada baiknya kusegarkan dengan membuka memori lama. Kembali kubuka sederetan surat dalam inboxku... dan hey! memang ada yang terlewatkan.
Maka kutampilkan bagian yang ingin kubagi dengan kalian...-- mulai --
From:
Bintang jatuhSent: Tuesday, November 20, 2001 12:47 PM
Subject: Janji!!!
[ Doa di malam hari -
yang bertaburkan bintang ]
Tuhanku
Maha penyayang dan pengampun
Kali ini ingin rasanya kubertemu denganmu
Ingin rasanya memelukmu
Ingin rasanya kumenangis
Ingin rasanya kemengadu
Bahwa aku sudah tak sanggup
Tak sanggup menghadapi mereka
Tak sanggup mendengar mereka
Tak sanggup melihat mereka
Ingin rasanya ku tetap bersabar
Ingin rasanya ku menutup telinga
Ingin rasanya ku menutup mata
Ingin rasanya ku mati rasa
Jika kau maha pengampun
Jika kau maha penyayang
Tolong ampunilah aku
Tolong sayangilah aku
'luv BinTang`JaTuh`-- selesai --
Bintang jatuh adalah "semangat" dalam diriku, dirimu, dan diri mereka... Ia ada dalam hati setiap manusia. Semangat yang membakar jiwa untuk meraih impian, harapan, dan hasrat. Lalu pernahkah terpikir, jika nantinya bintang jatuh itu hilang? -
Karena dia juga punya keinginan. Siapa yang akan menyampaikan mimpi sang bintang? Adakah bintang jatuh di dalam diri bintang jatuh? Malam ini kita doakan si bintang jatuh, agar kan s'lalu ada dalam diri kita...