Gallery Puisi: Coretan si Bocah

Ini adalah tempatku untuk mencurahkan segala yang terlintas dalam pikiranku melalaui coretan-coretan ringan...

Jumat, Desember 14, 2001

dibunuh sepi

biarkan kesepian membunuhnya !!!
.....
biarkan saja.....

Senin, Desember 10, 2001

Tarian Cinta

pikirannya tercurah dalam kata
yang akan menuntunnya jalani hidup
biarkan dia bebas menari
dalam benih cinta
yang akan membuat dunianya sedikit tersenyum

" biarkan dia bebas menari
dalam benih cinta... "

Si pencuri waktu

dia terjaga dikala orang lain dibuai mimpi
dan terbangun di kala kita masih menggeliat untuk menatap dunia
baginya...
sehari adalah 28 jam
sebulan 35 hari
dan setahun 14 bulan

Seolah dia hidup untuk 100 tahun !

Minggu, Desember 09, 2001

Surat dari Bintang Jatuh

Sudah beberapa jam kubiarkan pikiranku menjelajahin doktrin itu... Lelah sudah! Ada baiknya kusegarkan dengan membuka memori lama. Kembali kubuka sederetan surat dalam inboxku... dan hey! memang ada yang terlewatkan. Maka kutampilkan bagian yang ingin kubagi dengan kalian...

-- mulai --
From: Bintang jatuh
Sent: Tuesday, November 20, 2001 12:47 PM
Subject: Janji!!!

[ Doa di malam hari -yang bertaburkan bintang ]

Tuhanku
Maha penyayang dan pengampun
Kali ini ingin rasanya kubertemu denganmu

Ingin rasanya memelukmu
Ingin rasanya kumenangis
Ingin rasanya kemengadu
Bahwa aku sudah tak sanggup

Tak sanggup menghadapi mereka
Tak sanggup mendengar mereka
Tak sanggup melihat mereka

Ingin rasanya ku tetap bersabar
Ingin rasanya ku menutup telinga
Ingin rasanya ku menutup mata
Ingin rasanya ku mati rasa

Jika kau maha pengampun
Jika kau maha penyayang
Tolong ampunilah aku
Tolong sayangilah aku

'luv BinTang`JaTuh`
-- selesai --

Bintang jatuh adalah "semangat" dalam diriku, dirimu, dan diri mereka... Ia ada dalam hati setiap manusia. Semangat yang membakar jiwa untuk meraih impian, harapan, dan hasrat. Lalu pernahkah terpikir, jika nantinya bintang jatuh itu hilang? -Karena dia juga punya keinginan. Siapa yang akan menyampaikan mimpi sang bintang? Adakah bintang jatuh di dalam diri bintang jatuh? Malam ini kita doakan si bintang jatuh, agar kan s'lalu ada dalam diri kita...

Selasa, Desember 04, 2001

Mari kita pulang, Sayang...

Aku kembali ke padang hijau, tempat kau dendangkan nyanyian alam dari sajak daun-daun kering yang berguguran. Dan aku ada di sampingmu (selalu), terhanyut oleh perasaan hari di senja itu. - karena kata dan bahasa, manusia jadi punya rahasia - Yang pasti, kurindukan saat itu. Kurindukan sapaan angin yang memabukkan...

Sejenak kuterdiam, terpejamkan mata. Kubiarkan kisah lama meresap dalam kulitku. Mengembara jauh, memasuki tulang belulang... berharap dapat hilangkan luka. Hening... namun sayup-sayup dapat kudengar kembali nyanyian alam yang tersisa, tersangkut pada ranting pohon yang rapuh. Entah sampai kapan bisa bertahan. Haruskan kuraih? Dan kurangkai kembali? - tidak semua kata-kataku berdusta - Hanya mencoba tuk pahami sikapmu.

Hari telah petang. Kembali kupandang padang hijau; tempat kita mencurah kasih - mungkin untuk yang terakhir. Kau genggam tanganku dan berbisik "Mari kita pulang..."