Prinsip
senandung tua yang makin menenggelamkannya dalam rintihan malam melekat pekat pada bajunya yang lusuh dan semakin jauh tak tergapai oleh jari-jari kecilnya. hanya sebuah ilusi yang tak bertepi namun masih memberikan tenaga untuk berdiri. untuk itulah dia rela mengorbankan dirinya sampai darah penghabisan membela yang patut dibela, meyakini apa yang patut diyakin - bukan hanya untuk dirinya. dia masih berjuang untuk kaki-kaki rapuh yang berlindung berpedoman pada punggungnya...

<< Halaman Muka