Paradox
Meski rasa itu ada, kakinya tak berani melangkah. Ada sebuah dinding tak kasat mata di antara mereka. Dia tahu, rasa ini sama seperti saat dulu dia mengenalnya. Ada sebuah kerinduan yang begitu mendalam menjadikannya ingin sekali untuk terbang -melewati dinding tersebut, lalu kemudian memeluknya.
Namun kemudian semua menjadi terbalik.
Meski rasa itu tak lagi ada, kakinya berani melangkah. Tak ada lagi dinding tak kasat mata di antara mereka. Dan dia tak tahu, rasa ini tak sama seperti saat dulu dia mengenalnya. Tak ada lagi sebuah kerinduan yang begitu mendalam yang menjadikannya ingin sekali untuk terbang -melewati dinding tersebut, lalu kemudian memeluknya.
Terbalik mungkin membuat semuanya menjadi baik...
Label: paradox

<< Beranda